Sosialisasi ASN dan Pelatihan Penyusunan SKP

Jumat, 19 Desember 2014

PNS Harus Pahami Payung Hukum

Penajam, Undang-Undang 5/2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) disosialisasikan. Diselenggarakan di Aula Lantai 3 Kantor Bupati PPU dengan Pembicara Yuliana Setiawati Selaku Deputi Bidang Manajemen Kepegawaian, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Mensosialisasikan Moratorium PNS Oleh Yudi Yitno Kepala Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin, Kamis (18/12).

 

Wabup PPU Mustaqim dalam sambutan mengatakan sejak awan Januari 2014 Peraturan kepegawaian berubah. Ini seiring diberlakukannya UU ASN sebagai pengganti UU 8/1974 junto UU 43/1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian.

Menurutnya, banyak perubahan dalam ASN dibanding dengan UU Pokok-Pokok Kepegawaian. Mulai perubahan sebutan PNS menjadi ASN, Usia Pensiun, Hak dan Kewajiaban, Penggajian, termasuk penilaian kinerja.

UU ASN merupakan peraturan baru dan memiliki banyak perbedaan dengan UU Kepegawaian sebelumnya. “Perlu pemahaman dan pengertian yang dalam bagi PNS agar tidak terjadi kesalahan penafsiran,”kata Mustaqim.

Dia memandang, sosialisasi aturan sangan penting dan strategis membangun pemahaman dan pengertian PNS. Dengan begitu, PNS yang professional tangguh, dan berintegritas tinggi tercipta.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Simak dan perhatikan penyampaian narasumber. Wawasan pengetahuan saudara tentang UU ASN bertambah,”harapnya.

Mustaqim mengingatkan kepada seluruh PNS dilingkungan Pemkab PPU terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme. Terutama ketika menjalankan tugas pokok dan fungsi. Para PNS diberi amanah dan tanggungjawab kepada masyarakat, bangsa dan Negara.

Selain itu, PNS harus jujur. “Kalau Pahit, Katakan Pahit. Manis Katakan Manis Harus transparan dan mengikuti aturan,” sambungnya.

Dia mengingatkan, setiap kegiatan harus dipelajari dengan payung hukum. “Jangan sampai menurut kita benar, tapi menurut aparat hukum salah. Terutama pengadaan barang dan jasa. Harus hati-hati sehingga terhindar dari persoalan hukum,” Pesannya.

Mana kala menghadapi kendala dalam pelaksanaan program kegiatan. Mustaqim yakin ada solusi dan jalan keluar. “Jangan segan-segan berdiskusi dengan saya, dan saya siap setiap saat untuk keperluan itu,” pastinya. (hms8/fel/k8)BKD.))*

Simpan sebagai :

Berita terkait :


Ir.H.Surodal Santoso,MT

«

Desember 2018

MggSenSelRabKamJumSab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31